Page 16 - Microsoft Word - Modul Management Fasilitas Iradiasi
P. 16

Sistem Keselamatan Iradiator

                        intensitas sinar X yang terbentuk. Perhitungan ini harus dilakukan untuk energi

                        elektron  maksimum  dan  memperhitungkan  terbentuknya  gas.  Untuk
                        meminimalkan  produksi  sinar  X,  maka  bahan  dengan  jumlah  atom  yang
                        serendah  mungkin  harus  diupayakan  untuk  digunakan  sebagai  bahan  perisai.

                        Kecuali  iradiator  berpelindung  diri  dan  mesin  yang  beroperasi  untuk  tujuan
                        khusus pada energi yang lebih tinggi, biasa menggunakan beton sebagai bahan

                        perisai.  Untuk  menghitung  ketebalan  perisai,  metode  dan  program-program
                        khusus telah tersedia. Bangunan Iradiator sebagaimana dimaksud harus:
                        a. Memiliki  perisai  pada  dinding  ruangan  yang  berhubungan  dengan  anggota

                          masyarakat  sehingga  Dosis Efektif  yang  diterima  anggota masyarakat  tidak
                          melampaui  0,5  mSv/tahun  (nol  koma  lima  milisievert  per  tahun)  atau  0,01

                          mSv/ minggu (nol koma nol satu milisievert per minggu).
                        b. Memiliki  perisai  pada  dinding  ruangan  yang  berhubungan  dengan  daerah

                          kerja  sehingga  Dosis  Efektif  yang  diterima  oleh  pekerja  radiasi  tidak
                          melampaui 10 mSv/tahun (10 milisievert per tahun) atau 0,2 mSv/minggu (nol

                          koma dua milisievert per minggu).
                        c. Mempertimbangkan produksi neutron dalam merancang perisai radiasi untuk
                          Iradiator  dengan  Pembangkit  Radiasi  Pengion  berenergi  di  atas  10  MeV

                          (sepuluh megavolt).
                        d. Memiliki  sistem  keselamatan  yang  tidak  berubah  secara  signifikan  karena

                          terjadi keadaan darurat.
                        e. Dirancang berdasarkan laju paparan radiasi maksimum (asumsi konservatif).
                        f.  Dirancang  dengan  memperhitungkan  hasil  penyelidikan  tanah,  perhitungan

                          beban kontruksi, beban gempa, dan bebas banjir; dan didesain berdasarkan
                          tingkat gempa sebesar 0,5 g (lima per sepuluh gravitasi).



                    4.  Verifikasi Keselamatan

                           Verifikasi keselamatan terhadap Iradiator, dilakukan dengan cara:
                        a. Pengujian terhadap paramater keselamatan;

                        b. Program perawatan;

                           Pengujian  terhadap  paramater  keselamatan  dilakukan  secara  periodik
                        sebagaimana dimaksud diatas, meliputi:

                        a. Uji mingguan.
                                                                                                      13
   11   12   13   14   15   16   17   18