Page 11 - Microsoft Word - Modul 1 Keselamatan dan Proteksi Radiasi Konsep dan Regulasi
P. 11
MATERI POKOK 1:
TEORI IRADIATOR
BERBASIS MESIN BERKAS ELEKTRON
Indikator Hasil Belajar:
Peserta mampu Menjelaskan Teori Iradiator Berbasis Mesin Berkas Elektron
yang dapat dipahami dengan mudah
Meliputi:
1. Menjelaskan prinsip kerja mesin berkas elektron
2. Menjelaskan jenis-jenis mesin berkas elektron
3. Menjelaskan pembangkitan sinar-x
A. Prinsip Kerja Akselerator Elektron
Fasilitas iradiator merupakan salah satu fasilitas nuklir yang dapat
dimanfaatkan dalam bidang penelitian, industri, kesehatan, lingkungan, dan
pemanfaatan tenaga nuklir lainnya. Iradiator digunakan untuk memberikan
radiasi (iradiasi) ke sampel, baik sampel benda hidup maupun benda mati.
Secara umum yang dimaksud dengan iradiator adalah perangkat peralatan atau
fasilitas yang memaparkan radiasi yang digunakan untuk iradiasi terhadap obyek
atau bahan. Jenis radiasi yang digunakan biasanya berupa radiasi pengion,
seperti sinar-X, elektron, neutron, ion, atau sinar gamma. Namun, iradiator yang
banyak dimanfaatkan khususnya dalam bidang industri adalah iradiator yang
memaparkan radiasi gamma, elektron, dan sinar-X. Iradiator gamma
menggunakan zat radioaktif sebagai sumber radiasinya, untuk industri umumnya
menggunakan Co-60. Sementara untuk iradiator elektron dan sinar-X dihasilkan
dari alat pemercepat partikel (akselerator partikel) khususnya akselerator
elektron. Selain sumber radiasinya, zat radioaktif atau akselerator, fasilitas
iradiator untuk industri umumnya dilengkapi dengan ruang iradiasi, perisai
radiasi, konveyor, sistem kontrol, sistem ventilasi, sistem manajemen limbah,
sistem monitoring dan keselamatan radiasi. Beberapa alat atau sistem
pendukung ini bisa saja berbeda atau tidak digunakan, tergantung pada sumber
radiasinya dan tujuan penggunaan dari fasilitas iradiator tersebut. Adapun, alat
utama iradiator berbasis akselerator memiliki perbedaan yang signifikan terhadap
Pelatihan Teknis Petugas Iradiator 3