Page 26 - Microsoft Word - SNI 8491-2018 Identifikasi jenis kayu (verif HK)
P. 26
SNI 8491:2018
Lampiran B
(normatif)
Pengelompokan jenis kayu secara praktis di lapangan berdasarkan ciri khas
Tabel memuat pengelompokan jenis berdasarkan ciri khas masing-masing jenis sebagai
panduan awal dalam penentuan jenis di lapangan. Jenis-jenis kayu yang tercantum bersumber
dari Buku Seri Manual Pedoman Identifikasi Jenis Kayu di Lapangan (Mandang dan Pandit,
2002) dan Buku Pedoman Identifikasi Jenis Kayu Kurang Dikenal (Damayanti dan Mandang,
2007). Karakteristik suatu jenis kayu merupakan gabungan dari ciri yang dimiliki oleh kayu
tersebut. Contoh: Memiliki ciri utama warna coklat keemasan (3), penyebaran pori tata lingkar
(11), lingkar tumbuh jelas (9), berisi deposit warna putih (18) dan tilosis (17), dan memiliki
parenkima marginal (20), adalah karakteristik kayu jati (Tectona grandis L. f. – Lamiaceae).
Tabel ini bersifat dinamis dan dapat ditambahkan secara tidak terbatas sesuai dengan jumlah
jenis kayu yang beredar.
Tabel B.1 - Pengelompokan jenis kayu secara praktis di lapangan berdasarkan ciri
khas
No. Ciri khas Contoh Jenis Kayu
1 Berwarna putih kekuningan Ara, meranti putih, meranti kuning, lasi,
jelutung, pulai, ramin, sendok-sendok,
kayu karet, agatis, araucaria, melur,
tusam, kemiri, bentawas, barat daya,
perupuk, jengkol, petai, sengon, jabon,
kayu langit, kelumbuk, merpayang, “Hak cipta Badan Standardisasi Nasional, copy standar ini dibuat untuk Komite Teknis 79-01: Hasil Hutan Kayu, dan tidak untuk dikomersialkan”
gaharu, gmelina
Mersawa, saninten, medang kuning,
2 Berwarna kuning jerami tembesu, cempaka, pasak bumi,
benuang laki, punak, sungkai
3 Berwarna coklat keemasan Jati
4 Berwarna kelabu hitam gelap Dahu, eboni, sonokeling, ulin
Eboni (sebagian), sonokeling,
sonokembang, rengas, sindur, salimuli,
5 Corak bergaris
dahu, tualang, sepalis, simpur, resak,
kempas, saga, ara, solewe, sungkai
Cendana, cempaka, medang khususnya
6 Berbau harum sebagian dari Cinnamomum spp., kapur
(bau kamper)
Balau, ulin, eboni, kempas, merbau,
keranji, giam, sawo, sawokecik,
7 Kayu sangat keras sonokeling, tualang, simpur, gia, saga,
kulim, petaling, nyatoh (sebagian),
kolaka
Pulai, jelutung, terentang, sengon,
benuang, araucaria, ketapang, kemiri,
8 Kayu tergolong lunak sendok-sendok, jengkol, petai, ara,
mendarahan, kayu langit, benuang laki,
bayur, kelumbuk, gaharu
Jati, sungkai, surian, sonokembang,
9 Lingkar tumbuh terlihat mahoni, merlapang, mindi, mimba,
sentang, salimuli, medang kuning, petai
© BSN 2018 22 dari 26

