Page 2 - Microsoft Word - Modul Management Fasilitas Iradiasi
P. 2
ISO 9001
Pendahuluan
ISO 9001:2015 adalah standar yang diakui secara internasional untuk sistem manajemen
mutu (QMS). Standar ini menyediakan pendekatan terstruktur untuk memastikan kualitas
yang konsisten dalam produk dan layanan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.
Di fasilitas iradiasi, tempat teknologi radiasi digunakan untuk sterilisasi, modifikasi
material, atau pengawetan makanan, kepatuhan terhadap ISO 9001 memastikan bahwa
operasi memenuhi persyaratan peraturan dan harapan pelanggan sekaligus
meminimalkan risiko yang terkait dengan proses tersebut.
Klausul 4: Konteks Organisasi
Fasilitas iradiasi harus memahami lingkungan operasi internal dan eksternal mereka
untuk mengembangkan QMS yang efektif. Hal ini melibatkan analisis permintaan pasar,
kerangka peraturan, kemajuan teknologi, dan faktor risiko seperti keselamatan radiasi
dan pengendalian kontaminasi. Mengidentifikasi dan menangani kebutuhan pemangku
kepentingan, termasuk kebutuhan pelanggan, badan pengatur, dan pemasok, sangatlah
penting. Menetapkan cakupan QMS memastikan bahwa semua aktivitas iradiasi, mulai
dari penanganan material hingga validasi proses, tercakup dalam langkah-langkah
pengendalian mutu yang terstruktur.
Klausul 5: Kepemimpinan
Kepemimpinan memainkan peran penting dalam penerapan dan mempertahankan QMS
yang efektif di fasilitas iradiasi. Manajemen puncak harus menunjukkan komitmen
terhadap kualitas dengan memastikan keselarasan antara tujuan QMS dan strategi
bisnis. Menetapkan kebijakan kualitas yang jelas, menetapkan tanggung jawab, dan
mempromosikan budaya perbaikan berkelanjutan merupakan faktor-faktor utama. Dalam
pengaturan iradiasi, ini berarti memastikan bahwa personel dilatih dalam keselamatan
radiasi, validasi proses, dan pemeliharaan peralatan untuk menegakkan standar kualitas
dan kepatuhan tertinggi.
1